Tampilkan postingan dengan label Merdeka Belajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Merdeka Belajar. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Februari 2024

Aksi Nyata Transisi PAUD-SD 1: Penguatan di Awal Tahun Ajaran Baru

 

Strategi PPDB yang mendukung penguatan transisi PAUD-SD (khusus untuk jenjang SD)


Transisi PAUD-SD 1: Penguatan di Awal Tahun Ajaran Baru – Strategi PPDB yang mendukung penguatan transisi PAUD-SD (khusus untuk jenjang SD)

Strategi PPDB yang mendukung penguatan transisi PAUD-SD (khusus untuk jenjang SD)

  1. Ajaklah minimal 2 rekan sejawat dan/atau kepala sekolah di satuan Anda untuk berdiskusi.
  2. Diskusikanlah strategi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SD tempat Anda mengajar dengan pertanyaan pemantik sebagai berikut : 

a. Apakah melalui PPDB Anda dapat mengenal kebutuhan peserta didik?

b. Apa dampak melakukan tes calistung kepada anak di masa PPDB?

c. Apa alternatif kegiatan selain tes calistung yang dapat mendukung penguatan transisi PAUD-SD?

d. Ceritakan hasil diskusi Anda yang sudah tidak menggunakan tes calistung dalam bentuk slide (PPT) atau video


Unggah dokumen Aksi Nyata Anda, yaitu : 

a. Video (3-7 menit) atau Slide PDF opini dari rekan diskusi terkait ‘Mengapa PPDB tidak menggunakan tes calistung?' (jika memungkinkan, lebih disarankan untuk membuat dalam bentuk video).

b. Dokumentasi kegiatan diskusi Anda yang dilakukan dalam bentuk PDF

Deskripsi

1. Satuan pendidikan kami selama menggunakan kurikulum merdeka tidak ada lagi tes calistung untuk anak PAUD yang masuk sekolah dasar, kami lebih menfokuskan atau mengembangkan kemampuan fondasi yaitu pada kematangan kognitif yang cukup yang melakukan kegiatan belajar.

2. Kegiatan PPDB yang kami lakukan itu seperti
a. Ayo membilang bombik sesuai simbol angka 1-10
b. Asyiknya menurutkan benda sesuai jumlahnya
c. Aku bisa menyebutkan huruf awal dari nama teman kelasku.
d. Aku bisa menyebutkan jumlah huruf nama panggilanku.
e. Ayo, temukan aku
f. Angka berpa yang akan kamu buat?

dari ke enam kegiatan di atas, yang pasti dilakukan dengan cara menyenangkan dan tidak memaksakan murid.

Refleksi

1.Hal yang dipelajari yaitu bagaimana membuat strategi MPLS transisi PAUD-SD yang menyenangkan, dan juga memahami alasan-alasan tidak perlunya tes calistung pada anak masuk sekolah.

2. Yang mebgubah saya yaitu dapat membuat strategi PPDB sesuai dengan ketentuan dan strategi MPLS yang menyenangkan.

3. Akan melaksanakan aksi nyata selanjutnya yaitu Transisi PAUD-SD 2: Penguatan melalui Pembelajaran yang Menyenangkan



Aksi Nyata Platform Merdeka Mengajar (PMM) Topik Bimbingan dan Konseling: Layanan Dasar

Aksi Nyata Platform Merdeka Mengajar (PMM) Topik Bimbingan dan Konseling: Layanan Dasar

Pilihan  Aksi Nyata Refleksi Diri dalam Menyikapi Murid [Guru]

DESKRIPSI

Ceritakan keterlibatan Anda dalam layanan bimbingan dan konseling di satuan pendidikan.

Keterlibatan saya dalam bimbingan dan konseling yaitu saya memiliki peran yang penting dalam layanan bimbingan dan konseling di satuan pendidikan. Berikut adalah beberapa keterlibatan saya dalam bimbingan dan konseling: Pemantauan Perkembangan Siswa: Saya dapat memantau perkembangan akademik, sosial, dan emosional siswa. Mereka menjadi saksi langsung terhadap perubahan perilaku atau kinerja akademis yang mungkin memerlukan bimbingan dan konseling.


Ceritakan runtutan proses refleksi yang Anda lakukan.

Runtutan proses refleksi yang saya lakukan yaitu

Menilai sejauh mana saya berhasil memahami dan merasakan perasaan atau pengalaman murid.

Mencermati sejauh mana empati saya tercermin dalam respons dan saran yang diberikan.

Keterbukaan dan Keterampilan Komunikasi:

Mengevaluasi sejauh mana saya mampu membuka diri untuk mendengarkan tanpa prasangka.

Menilai efektivitas keterampilan komunikasi verbal dan non-verbal dalam membangun hubungan yang positif.

Penerapan Teknik Konseling:

Merenungkan keberhasilan atau kegagalan dalam penerapan teknik-teknik konseling.

Mengevaluasi sejauh mana teknik-teknik tersebut relevan dan sesuai dengan kebutuhan dan gaya komunikasi murid.


REFLEKSI

Hal baru apa yang Anda pelajari tentang diri setelah melakukan proses refleksi?

Hal baru yang saya pelajari tentang diri setelah melakukan proses refleksi yaitu Mencoba menginspirasi semangat dan motivasi peserta didik agar dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya.


Bagaimana pengalaman refleksi ini mengubah diri Anda?

Refleksi ini mengubah diri saya karena saya menjadi tau sejauh mana saya menjaga etika dan kerahasiaan dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling.


Setelah melakukan aksi nyata ini, apa langkah Anda dalam seminggu kedepan?

Setelah melakukan aksi nyata ini langkah yang saya lakukan dalam seminggu kedepan yaitu mengajak rekan sejawat untu merefleksi diri sendiri dalam menyikapi peserta didik di satuan pendidikan.




Link Canva Aksi Nyata 

Aksi Nyata Platform Merdeka Mengajar (PMM) Topik Bimbingan dan Konseling: Layanan Dasar

Silahkan klik file, kemudian buat salinan supaya desain kita tidak dapat diganggu orang lain yang mengaksesnya juga.

Silahkan bapak/ ibu ganti saja cover, halaman profil, foto-fotonya dan jangan lupa tambahkan umpan baliknya.


Rabu, 31 Januari 2024

Topik Budidaya Kangkung Tema Kewirausahaan

FASE C [KELAS 6]

TOPIK : BUDIDAYA KANGKUNG

TEMA : KEWIRAUSAHAAN

Berkebinekaan Global, 

Mandiri, 

Bergotong-royong


Asesmen Formatif Awal dilakukan sebelum projek profil dimulai untuk mengukur kompetensi awal peserta didik yang dipakai untuk menentukan kebutuhan diferensiasi, pengembangan alur dan kegiatan projek profil, dan penentuan perkembangan sub-elemen antarfase

`

PENDAHULUAN

Kangkung adalah tumbuhan yang termasuk jenis sayur-sayuran dan ditanam sebagai makanan. Kangkung banyak dijual di pasar-pasar. Kangkung banyak terdapat di kawasan Asia, tempat asalnya tidak diketahui. dan merupakan tumbuhan yang dapat dijumpai hampir di mana-mana terutama di kawasan berair. SDN 17 Senseng merupakan salah atu sekolah yang terletak di pinggiran dan sering terjadi banjir

 

TUJUAN, ALUR DAN TARGET PENCAPAIAN PROJEK

Projek “penanaman kangkung ini disusun dengan tujuan menguatkan profil pelajar pancasila melalui pemahaman nilai kewirausahaan pada hasil tanaman yang dapat dijual. Projek ini dimulai dengan pemikiran fungsi dari tanaman tersebut yang sering dijumpai dan dikonsumsi di berbagai makanan. Selanjutnya dengan mempertimbangkan penanaman yang tidak menggunakan lahan karena lingkungan sekolah sering terjadi banjir, jadi hidroponik menjadi cara tepat untuk penaman kangkung. Dalam proses dari pengumpulan alat dan bahan siswa juga sudah diterapkan nilai kemandirian. Gotong royong dan disiplin dalam memelihara tanaman tersebut. Dalam projek ini diharapkan peserta didik dapat mengembangan profil pelajar pancasila yaitu, berkhibenakaan global, gotong-royong, kemandiriaan berserta elemen terkait.

 

CARA PENGGUNAAN PERANGKAT AJAR PROJEK INI

Perangkat ajar ini dirancang untuk membantu guru agar dapat melaksanakan projek dengan tema Kewirausahaan. Judul projek pada perangkat ajar ini adalah “Penanaman kangkung yang didalamnya bertujuan untuk meningkatkan kesadaran peserta didik terkait

nilai-nilai kewirausahaan dari hasil budidaya suatu tanaman. Perangkat ajar ini terdiri dari 10 aktivitas yang saling berkaitan. Projek ini dilakukan pada semester I kelas II dan waktu yang direkomendasikan dalam pengerjaan projek ini adalah selama 1 semester dengan total waktu 35 jam pembelajaran

 

RELEVANSI PROJEK BAGI SEKOLAH

Projek Penanaman kangkung sangat relevan untuk dilaksanakan di SD Negeri 17 Senseng karena keadaan lingkungan sekolah yang dipinggiran sungai maka sering terjadi banjir,


Selengkapnya silahkan cek modulnya berikut:

Aksi Nyata Transisi PAUD-SD 1: Penguatan di Awal Tahun Ajaran Baru

Aksi Nyata Transisi PAUD-SD 1: Penguatan di Awal Tahun Ajaran Baru

Pilihan Aksi Nyata : Strategi PPDB yang mendukung penguatan transisi PAUD-SD (khusus untuk jenjang SD)

Strategi PPDB yang mendukung penguatan transisi PAUD-SD (khusus untuk jenjang SD)

  1. Ajaklah minimal 2 rekan sejawat dan/atau kepala sekolah di satuan Anda untuk berdiskusi.
  2. Diskusikanlah strategi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SD tempat Anda mengajar dengan pertanyaan pemantik sebagai berikut : 

a. Apakah melalui PPDB Anda dapat mengenal kebutuhan peserta didik?

b. Apa dampak melakukan tes calistung kepada anak di masa PPDB?

c. Apa alternatif kegiatan selain tes calistung yang dapat mendukung penguatan transisi PAUD-SD?

d. Ceritakan hasil diskusi Anda yang sudah tidak menggunakan tes calistung dalam bentuk slide (PPT) atau video

Unggah dokumen Aksi Nyata Anda, yaitu : 

a. Video (3-7 menit) atau Slide PDF opini dari rekan diskusi terkait ‘Mengapa PPDB tidak menggunakan tes calistung?' (jika memungkinkan, lebih disarankan untuk membuat dalam bentuk video).

b. Dokumentasi kegiatan diskusi Anda yang dilakukan dalam bentuk PDF


Deskripsi :

Bagaimana praktik PPDB di sekolah Anda? Apakah masih menggunakan tes calistung?

Anak (serta orang tua) dengan dikenalkan dengan lingkungan belajarnya agar dapat merasa nyaman dalam kegiatan pembelajaran.

Sekolah dengan anak melalui kegiatan pembelajaran yang bertujuan untuk mendapatkan potret capaian siswa melalui asesmen aawal, dan digunakan sebagai basis perancangan kegitaan pembelajaran selanjutnya, jadi PPDB di sekolah kami tidak menggunakan calistung, 

Kegiatan PPDB seperti apa yang Anda buat berbeda dari kegiatan PPDB sebelumnya di satuan Anda?

Kegiatan pengenalan lingkungan sekolah yang lebih bermakna, menyenangkan, melalui permainan-permainan sambil mengenali lingkungan dan temannya, dengan gambar poster-poster yang menarik.

Refleksi :

Hal apa yang Anda pelajari dari proses kegiatan ini?

Cara menciptakan suasana yang menyenangkan dalam masa transisi murid PAUD-SD, dengan memberikan pelayanan dan menerapkan stratefi yang maksimal berdasarkan materi dan video yang telah saya pelajari pada modul ini.

Bagian mana yang mengubah Anda?

Cara melaksanakan masa pengenalan lingkungan sekolah, jadi tidak lagi seperti dahulu yang langsung belajar berhitung, membaca, dan mengetes kemampuan berhitung dan membaca mereka, ternyata yang dilakukan awal masa transisi itu kurang tepat.

Apa langkah konkrit Anda selanjutnya?

Akan menerapkan strategi Strategi PPDB yang mendukung penguatan transisi PAUD-SD baik dalam PPBD maypun dalam pembelajaran yang akan  berlangsung setelahnya, dengan menciptakan suasana yang nyaman dan menyenangkan untuk murid.




Link Canva Gratis

Topik Transisi PAUD-SD 1: Penguatan di Awal Tahun Ajaran Baru
Pilihan Aksi Nyata Strategi PPDB yang mendukung penguatan transisi PAUD-SD (khusus untuk jenjang SD)

Silahkan klik file, kemudian buat salinan supaya desain kita tidak dapat diganggu orang lain yang mengaksesnya juga.

Silahkan bapak/ ibu ganti saja cover, halaman profil, foto-fotonya dan jangan lupa tambahkan umpan baliknya.

Selasa, 30 Januari 2024

Aksi Nyata Platform Merdeka Mengajar Numerasi: Meningkatkan Kompetensi Murid- Aktivitas Penguatan Numerasi di Mata Pelajaran Anda [Guru]

 

Aktivitas Penguatan Numerasi di Mata Pelajaran

Numerasi: Meningkatkan Kompetensi Murid – Aktivitas Penguatan Numerasi di Mata Pelajaran Anda [Guru]

Deskripsi

1. Kontek numerasi murid yang ingin saya kuatkan adalah intergrasi numerasi pada permainan ular tangga bilangan bulat.

2. Saya merancang pembelajaran ini pertama yang saya lakukan adalah memetakan kebutuhan murid di kelas saya, kemudian hasil refleksi pembelajaran yang telah saya lakukan, di mana saya mendapatkan bahwa murid mengalami kesulitan dalam memahami mata pelajaran dengan materi bilangan bulat, jadi saya punya inisiatif bagaimana pembelajaran di kelas menyenangkan, jadi saya membuat permainan ular tangga bilangan bulat.
Yang saya kuatkan "Mengetahui" yaitu murid paham bahwa jika dalam permainan ular tangga jika posisi kita di tangga maka kita akan naik, dan jika kita diekor, maka kita akan turun,
jadi dalam pembelajaran ini, mereka "menerapkan" konsep bilangan bulat, jika positif itu maju, negatif itu mundur, kurang itu berbalik arah dan positif itu tetap. Jadi mereka akan "menalar" dari hasil lemparan ketiga buah dadu ini, berapa hasil dari perkalian/penjumlaha/pengurangan ini yang akan menentukan mereka untuk maju atau mundur pada papan permainan ular tangga.

Refleksi

1. Hal yang saya pelajari adalah penguatan numerasi dalam pembelajaran, kemudian juga bagaimana cara menerapkannya dalam pembelajaran di kelas saya.

2. Hal yang mengubah saya adalah saya menjadi paham dan mendapatkan pengalaman secara langsung bagaimana cara menguatkan numerasi murid dalam pembelajaran sehari-hari.

3. Langkah nyata selanjutnya yaitu saya akan tetap melaksanakan pembelajaran dengan mengintegrasikan numerasi dalam pembelajaran saya bukan hanya pada mata pelajaran matematika saja.



Template Canva Topik Numerasi: Meningkatkan Kompetensi Murid – Aktivitas Penguatan Numerasi di Mata Pelajaran Anda [Guru]

Silahkan klik file, kemudian buat salinan supaya desain kita tidak dapat diganggu orang lain yang mengaksesnya juga.

Silahkan bapak/ ibu ganti saja cover, halaman profil, foto-fotonya dan jangan lupa tambahkan umpan baliknya.

Aksi Nyata Platform Merdeka Mengajar Komunitas Praktisi – Komunitas Praktisi Internal (Kepala Satuan Pendidikan/Pendidik/Tenaga Kependidikan)

Berbagi Praktik Baik dan Menyebarkan Pemahaman Mengapa Kurikulum Perlu Berubah?

Komunitas Praktisi – Komunitas Praktisi Internal (Kepala Satuan Pendidikan/Pendidik/Tenaga Kependidikan)

Deskripsi

Saya berbagi pemahaman mengapa kurikulum perlu berubah melalui slide presentasi yang saya desain dan buat menggunakan Canva, setelah selesai saya unduh ke dalam bentuk format pdf sehingga mudah untuk diakses/ dibuka oleh guru-guru yang menjadi target saya untuk memberikan pemahaman mengapa kurikulum perlu berubah. Setelah filenya saya kirim, saya meminta umpan balik kepada pembaca untuk memberikan masukan terhadap saya dengan menggunakan google formulir.

Refleksi

Inspirasi praktik baik yang saya dapatkan dari sesi ini adalah ternyata jika kita benar-benar memberikan pemahaman yang baik terhadap sesuatu yang kita inginkan ternyata tidaklah sulit, tergantung dari mana dan bagaimana kita melakukan pendekatan serta media kita untuk memberikan pemahaman.

Dari ide praktik baik yang saya terapkan dalam tugas setelah mengikuti sesi ini adalah saya semakin paham akan mengapa alasan-alasan kurikulum itu perlu berubah, dan dari responden yang telah memberikan umpan balik ternyata mereka juga setuju dengan perubahan kurikulum karena memang sudah tuntutan zaman.



Link Canva Komunitas Praktisi – Komunitas Praktisi Internal (Kepala Satuan Pendidikan/Pendidik/Tenaga Kependidikan)

Silahkan klik file, kemudian buat salinan supaya desain kita tidak dapat diganggu orang lain yang mengaksesnya juga.

Silahkan bapak/ ibu ganti saja cover, halaman profil, foto-fotonya dan jangan lupa tambahkan umpan baliknya.

Rangkuman Koneksi Antar materi - Modul 3.1 Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-nilai Kebajikan Sebagai Pemimpin

Dalam modul 3.1.a.8 materi Koneksi antar materi ini secara garis besar menjelaskan mengenai   dua hal : 1. Bagaimana nilai-nilai atau prin...